![]() |
| Mencicipi Kuliner Khas Kabupaten Belu, NTT |
Mengunjungi suatu daerah tentu tidak lengkap jika belum mencicipi makanan khasnya. Begitu pula jika ke Kabupaten Belu, NTT. Setelah lelah mengelilingi keindahan pantainya yang sudah terkenal hingga mancanegara, istirahatlah sejenak sambil mencicipi makanan khas Belu, NTT, sebagai berikut:
- Ai Uhik Kuhus
Makanan ini berbahan tepung singkong, kelapa parut, gula merah, dan kacang hijau. Cara pembuatannya cukup mudah, yaitu tepung singkong dan kelapa parut dicampur sedikit air kemudian diremas-remas dalam sebuah wadah bernama nyiru. Lalu adonan tersebut dibentuk bulat sebesar kepalan tangan dan dikukus dalam wadah berbentuk kerucut dari anyaman lontar. Wadah itu bernama kakuhus.
Ai uhik kuhus ini sering juga disebut ubi kukus oleh warga setempat. Biasanya ai uhik kuhus disantap bersama ikan kuah asam atau sebagai pendamping minum kopi. - Aka Bilan
Jika ai uhik kuhus terbuat dari singkong, aka bilan berasal dari sagu. Makanan yang berbahan sagu, kelapa parut, kacang hijau, dan sedikit garam ini dulu merupakan makanan pokok masyarakat Belu. Cara pembuatannya masih tradisional, yaitu menggunakan tungku. Adonan diletakkan pada babilak, piring ceper yang dibuat dari tanah liat, lalu dibakar hingga matang.
Meskipun tidak menggunakan gula, namun aka bilan memiliki rasa sedikit manis. Rasa manis tersebut disumbangkan oleh parutan kelapa. Aka bilan ini cocok disantap bersama secangkir teh atau kopi. - Kolak Bete Lalenok
Kolak bete lalenok ini sekilas memang mirip seperti kolak pada umumnya, yang membedakan adalah adanya jagung bose dan ubi kuning. Selain kedua bahan tersebut terdapat juga biji mutiara, kacang hijau, dan santan kelapa yang menjadi bahan dari kolak bete lalenok ini. Bisa juga ditambahkan pisang, kayu manis, jahe, dan gula merah sebagai pelengkap rasa. Proses pembuatannya pun sama dengan cara membuat kolak pada umumnya.
Bagaimana? Penasaran, bukan, untuk mencicipi makanan khas Kabupaten Belu, NTT, ini? Selain rasanya yang enak, makanan tersebut juga kaya akan nutrisi. Bahkan ketiga makanan khas Kabupaten Belu tersebut direkomendasikan oleh dinas kesehatan sebagai alternatif menu MPASI (makanan pendamping ASI).

0 Response to "Mencicipi Kuliner Khas Kabupaten Belu, NTT"
Post a Comment